Rabu, 24 Oktober 2018

Refleksi kedua kuliah filsafat ilmu


Seperti pertemuan kemarin, Pak Marsigit mengawali perkuliahan dengan meminta mahasiswa untuk mengatur bangku duduk membentuk setengah lingakaran. Perkuliahan diawali dengan tes jawab singkat dan dilanjutkan dengan melakukan tanya-jawab oleh mahasiswa kepada Bapak Marsigit. Kami menjalani tes jawab singkat pertama dengan 20 soal. Dari 20 soal, tidak ada satupun soal yang dapat saya jawab dengan benar. Saya mendapatkan nilai nol dan seluruh mahasiswa mendapatkan nilai nol.
Menurut Pak Marsigit kebanyakan jawaban dari mahasiswa tidaklah lengkap, kebanyakan jawaban tersebut mendzholimi jawaban lainnya yang belum sempat untuk diutarakan. Padahal jawaban yang lain dn belum sempat untuk diutarakan itu juga memiliki hak untuk diutarakan. Lantas jika begitu maka mengapa hanya menjawab satu jawaban saja? Jawaban para mahasiswa itu parsial, parsial itu ialah sumber persoalan.  Seluruh persoalan yang ada di dunia dikarenakan manusia itu parsial, dan ini sangat bahaya. Jawaban dari 20 soal pertanyaan singkat tersebut haruslah diawali kata “BELUM TENTU KARENA”, setelahnya kemudian baru bisa diikuti oleh jawaban yang ingin dituliskan oleh mahasiswa yang bersangkutan. Sebagian manusia itu sering merasa tergoda untuk menganggap dirinya mengerti dan itu berbahaya. Filsafat itu berbeda dengan matematika, jika dalam matematika yang tadinya tidak paham berubah menjadi paham, tetapi sebaliknya, dalam filsafat yang tadinya paham justru menjadi tidak paham. Pak Marsigit menyampaikan bahwa sebenarnya tugas beliau adalah mengguncang-guncangkan pikiran para mahasiswa.  Terjadi goncangan di dalam pikiran itu tidaklah begitu masalah, tapi janganlah terjadigoncangan di dalam hati. Sedikit saja ada goncangan di dalam hati itu datangnya dari syaiton/setan.
Namun ternyata inilah yang diharapkan oleh Prof. Marsigit.  Menurut beliau dengan nilai nol yang didapatkan ini, diharapkan mahasiswa tidak lagi berlaku sombong dengan apa yang dimilikinya, karena dengan apa yang mereka peroleh dalam tes jawab singkat ini menunjukkan bahwa sebenarnya mereka masih dalam keadaan kosong. Untuk itu hendaklah mahasiswa melakukan koreksi terhadap diri masing – masing agar menjadi lebih baik kedepannya.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar