Jaman dulu
menggunakan masker justru merasa malu kalau ketahuan sedang sakit, Justru
menjadi munafik karena menyebarkan virus padahal menggunakan masker merupakan
sebuah good behavior. Beda halnya dengan merokok. Tidak semua orang menyukai
asap rokok. ada yang tidak bisa merokok dan yang menggunakan rokok hanya untuk
bergaya saja dan itu banyak terlihat dari anak kecil yang terkena pengaruh
rokok biasanya karena ingin mencari jati diri.
Suatu ketika
spiritual Pak Marsigit merasa dalam tingkat yang tertinggi kemudian sholat
berjamaah di masjid. Hal tersebut termasuk bagian dari mencari jati diri.
Setelah sholat subuh melakukan sholat sunnah padahal tidak ada tuntunannya
dalam Islam. Mencari jati diri sampai tuapun juga masih bisa terjadi. Contoh
lain suatu ketika ada orang yang baru saja menunaikan ibadah haji dan ada
tetangganya yang meninggal. Diberikan kepercayaan oleh yuang lainnya untuk
memimpin sholat jenazah. Karena untuk mencari jati diri, orang itu mau
melakukannya tapi tidak memahami dengan betul hingga melakukan sujud saat
memimpin sholat jenazah. Saat salah hanya bisa menyalahkan orang lain yang
menyuruhnya memimpin sholat jenazah. Hidup selalu mencari jati diri dan selalu
belajar.
Bapak Marsigit
menjelaskan objek dari filsafat yaitu segala sesuatu yang ada dan yang mungkin
ada. Jika harus menyebutkan, bermilyar pangkat bermilyar maka kamu tidak akan
mampu untuk menyebutkannya. karena filsafat itu merupakan olah pikir maka yang
mungkin ada dimaksudkan yang ada dalam pikiran. Kita mengetahui sedikit yang
ada dalam pikiran kita, satu diantara semiliar pangkat semiliar dari
keseluruhan yang mungkin ada yang bisa kita pikirkan. Atau juga yang ada dan
yang mungkin ada di dalam hati
Permasalahan
dalam filsafat hanya ada 2 macam, yaitu : bagaimana kamu bisa menjelaskan yang
ada dalam pikiranmu, dan bagaimana kamu mengerti apa yang di luar pikiranmu.
Sejak zaman Socrates dari 200 tahun yang lalu, terbukti tidak ada orang yang
mampu melakukannya. Yang ada
adalah semua orang atau sebagian orang mengaku merasa mengerti. Belajar
berfilsafat adalah memposisikan diri dan mendudukan kembali kesadaran manusia
yang sudah merasa mengerti sebetul-betulnya hanya sebagian.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar